Terungkap! Ini Alasan Aremania Masuk Lapangan: Hanya Menyalami, Tidak Melukai

Avirista Midaada
Aremania dan KontraS memberikan keterangan resmi terkait tragedi Stadion Kanjuruhan Malang (Foto: MPI/Avirista Midaada)

"Hanya memeluk, menyemangati, tidak menyerang pemain. Apalagi ketika pertandingan berakhir Persebaya Surabaya langsung masuk (lorong ganti), pemain sudah tergeletak di lapangan menyesali kekalahan, tidak ada serangan. Sudah diamankan steward," kata Yoga.

Saat kejadian, Yoga mengaku saat itu ia berada di tribun dan ia tahu betul bagaimana tribun di dekat pintu 6, 7, sampai selatan disemprot gas air mata. Bahkan saat truk polisi mencoba melontarkan gas air mata, para Aremania berusaha untuk menyelamatkan diri menuju ruangan di dalam tribun VIP.

"Ditembakkan gas air mata ke tribun, sangat membuat penonton berdesakan ke pintu dan terjadi penumpukan," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ricuh 2 Kubu Suporter di Pasuruan Jelang Derby Jatim, Diduga Bonek dan Aremania

57 tahun lalu

Polisi Buru Suporter Arema Pelempar Batu ke Bus Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan

57 tahun lalu

7 Fakta Aremania Lempari Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Tak Diduga

57 tahun lalu

Stadion Kanjuruhan Malang Akan Diresmikan Presiden Prabowo 21 Januari Mendatang

57 tahun lalu

Penyebab Bentrokan Suporter Armemania-Persikmania, Kapolsek Luka Kena Lemparan Batu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal