"Jadi awalnya dari orang luar dulu," kata Endah Woro Utami.
Ke-21 pasien positif baru tersebut dalam keadaan sehat. Semuanya berstatus Orang tanpa Gejala (OTG) dan sejak dinyatakan positif langsung menjalani isolasi di rumah sakit. Meski beberapa layanan seperti ruang operasi di RSUD Ngudi Waluyo sempat di-lockdown dan disterilisasi selama dua hari, secara umum pelayanan pasien tidak terganggu.
Endah Woro Utami mengatakan, rumah sakit rujukan di Kabupaten Blitar dengan 691 tenaga kesehatan tersebut dipastikan tetap memberikan pelayanan seperti biasa.
"Mungkin hanya ada penggantian tenaga medis yang diambil dari rekrutmen relawan," kata Endah Woro Utami.
Tercatat hingga 20 Juli 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 96 kasus. Perinciannya, 10 meninggal dunia, 30 sembuh dan 56 dirawat. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 109 orang, dengan perincian 29 meninggal dunia, 18 dirawat, dan 62 sudah pulang.
Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.059 kasus. Perinciannya, 995 orang selesai dirawat 14 hari, 24 orang dipantau, 2 orang dirawat dan 32 orang meninggal dunia.