Di lokasi kejadian juga ditemukan gulungan kertas karton yang berisi ancaman dari sebuah organisasi agama. Hal tersebut membuat Sutrisno bingung. Dia mengaku memiliki kedekatan dengan organisasi itu.
“Saya berhubungan baik dengan semua warga organinsasi itu, semua kenal saya,” katanya.
Kasus ini kini masih dalam penanganan Polres Kediri. Selain memeriksan beberapa rekaman CCTV, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi.
Sebelumnya, rumah pribadi Bupati Kediri Haryanti Sutrisno diteror ledakan oleh orang tak dikenal (OTK). Ada dua pelaku yang terekam CCTV melemparkan petasan atau kembang api ke halaman rumah yang meledak hingga 10 kali pada Minggu (16/7/2020) pukul 03.00 WIB.
Pada petasan sepanjang kurang lebih 80 cm yang ditemukan di lokasi, terdapat tulisan berisi ancaman agar bupati dan keluarga meninggalkan Kediri. Jika tidak maka mereka akan dibakar.