"Memaksa NU Kabupaten Kediri ditarik dalam situasi politik," katanya.
Saat ini Kabupaten Kediri berada dalam situasi Pilkada 2020 di mana berpotensi terjadinya pemilihan pasangan calon tunggal.
LPBH NU Kabupaten Kediri mengajak seluruh jamiyah untuk tetap tenang, patuh dan tunduk pada organisasi dan fatwa para masyayikh. Selain itu, NU Kabupaten Kediri juga menyatakan komitmen pada politik keumatan di atas semua golongan ahli sunnah wal jamaah.
"Meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kejahatan teror tersebut hingga ke akar- akarnya," kata Imam.
Sementara dalam aksi teror lempar petasan tersebut, sebuah kendaraan roda empat milik Bupati Kediri Haryanti mengalami kerusakan akibat lemparan. Aksi yang dilakukan dua pengendara motor pada pukul 03.00 WIB dan terekam kamera CCTV. Saat ini aparat Polres Kediri masih melakukan penyelidikan.
"Dugaannya pelaku dua orang menggunakan sepeda motor. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Gilang Akbar.