Diketahui, akibat mendapat perlakuan yang diduga tidak pantas itu, ARN terpukul. Remaja yang seharusnya tahun ini lulus sekolah SMK ini enggan mengikuti pelajaran dan tidak mau ikut ujian.
Soeminto mengaku, anaknya hingga saat ini masih enggan kembali belajar meskipun sejumlah gurunya sudah berusaha datang ke rumah.
"Kami terus berharap agar peristiwa ini tidak menimpa siapa pun di lembaga mana pun di kemudian hari dan menghentikan oknum yang memiliki karakter "pagar makan tanaman," katanya.