Makam Bung Karno, juga dikenal sebagai Makam Soekarno, terletak di Bendogerit, Sananwetan, Blitar, Jawa Timur. Kompleks pemakaman ini didesain dengan arsitektur khas Jawa, menggunakan bangunan joglo. Setelah wafatnya Presiden Soekarno pada 21 Juni 1970, beliau dimakamkan di sini, berdekatan dengan makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai.
Museum PETA Blitar berada di Jalan Sudanco Supriadi, sebelah selatan Makam Pahlawan Kota Blitar, sekitar 1 kilometer dari Alun-alun Kota Blitar. Di museum ini sudah terdapat beberapa ikon, seperti monumen PETA, pesawat F-86 Sabre TS-8609, meriam, dan tank.
Terletak di Desa Bakung, Blitar Selatan, Monumen Trisula memperingati penumpasan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Blitar Selatan. Monumen ini memiliki 17 tiang penyangga, jalan berbentuk angka 8, 45 anak tangga, dan 5 anak tangga bawah yang melambangkan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
Kampung Celaket memiliki sejarah yang menarik. Berlokasi di Celaket Gang 1, kampung ini berawal dari kearifan lokal, kemandirian, dan kreativitas salah satu warganya. Batik Tulis Celaket (BTC) didirikan oleh Hanan Jalil pada tahun 1997.
Meskipun mengalami pasang surut, BTC berhasil bertahan dan bangkit kembali. Motif batik yang disajikan adalah batik motif Malangan, termasuk motif topeng Malangan yang terkenal.