Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak Pascamelahirkan, Tukang Sayur di Banyuwangi Jadi Pemburu Bumil

Andi Mohammad Ikhbal
Pedagang sayur yang menjadi anggota tim Pemburu Bumil Resti di Banyuwangi, Khusnul Khotimah, menjajakan dagangannya di Desa Panjen, Kecamatan Sempu, Selasa (1/10/2019) pagi. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Tim Pemburu Bumil Resti kini mempunyai 10 orang anggota. Semuanya pedagang sayur keliling. Satu orang memegang satu wilayah tingkat desa, meskipun siapa saja boleh melaporkan keberadaan bumil di lokasi rekannya.

"Karena pedagang sayur ini kan berinteraksi dengan masyarakat. Ibu-ibu pasti membeli sayur untuk kebutuhan memasak, saat itu saya bisa sambil bertanya-tanya, di mana ada ibu hamil atau lebih sering mereka yang kebetulan mendatangi saya untuk belanja. Kalau orang baru, saya data. Kalau yang lama, saya kontrol saja," ujarnya.

Seorang warga hamil yang masuk kategori risiko tinggi belanja sayuran di gerobak motor milik Khusnul Khotimah. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).

Seorang ibu hamil berisiko tinggi, Marianah (40), asal Desa Panjen, Kecamatan Sempu, mengaku, program ini sangat bermanfaat. Karena dia pernah kehilangannya anak keduanya yang setelah tiga hari melahirkan.

Di usia kandungan anak ketiga yang sudah tujuh bulan ini, dia mengatakan, selalu dikontrol oleh Tim Pemburu Bumil hampir setiap hari. Mereka bertanya mengenai keluhan terbaru yang saya rasakan hingga kondisi pengecekan oleh bidan puskesmas. Menurutnya, apa yang disarankan Khusnul Khotimah CS menjadi pedomannya selama mengandung.

"Jadi saya rutin ke puskesmas untuk periksa. Bahkan tepat waktu," kata Marianah.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Sedang Hits, TikTokers dan Traveler Wajib Coba 

57 tahun lalu

3 Jalur alternatif Banyuwangi- Bondowoso Rekomendasi Baru, Hemat Waktu dan Bikin Liburan Makin Seru!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Surabaya Banyuwangi Ini Tawarkan Pemandangan Keren Sepanjang Jalan!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Bandung-Surabaya yang Lebih Sepi, Hemat Waktu dan Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal