"KDMP itu dibentuk dengan harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberi lapangan kerja bagi warga di desa kami, bukan untuk orang lain," kata Saipur.
Hingga kini, para Kades se-Kabupaten Jombang terus menyuarakan protes dan menuntut agar rekrutmen karyawan KDMP dikembalikan pada tujuan awalnya, yakni memberdayakan sumber daya manusia dari desa itu sendiri.