Tegas! Puluhan Kades di Jombang Tolak Karyawan KDMP Titipan Parpol, Ini Alasannya

iNews TV
Ilustrasi kepala desa di Jombang menolak karyawan Koperasi Merah Putih dari luar desa atau titipan parpol. (Foto: Dok. Koperasi Merah Putih)

JOMBANG, iNews.id – Puluhan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meluapkan kemarahannya terkait proses rekrutmen karyawanKoperasi Desa Merah Putih (KDMP). Mereka menolak keras nama-nama karyawan yang telah ditetapkan pemerintah karena diduga kuat merupakan "titipan" tokoh partai politik (parpol) dari luar desa. 

Penolakan ini didasari atas proses rekrutmen yang dinilai sepihak tanpa melibatkan persetujuan kepala desa. Para kades merasa keberadaan KDMP yang seharusnya memberdayakan warga setempat, justru dijadikan ajang "bagi-bagi kue" kekuasaan oleh para elit politik. 

Kades Tebel, Kecamatan Bareng, Khoiman, yang juga menjabat sebagai Koordinator Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Jombang, membeberkan kejanggalan dalam proses penetapan karyawan tersebut. 

Menurutnya, pada Senin malam pihak desa baru menerima pemberitahuan untuk mulai merekrut karyawan KDMP. Namun secara mengejutkan, pada keesokan harinya (Selasa siang), sudah beredar daftar nama karyawan jadi yang direkomendasikan oleh tokoh-tokoh partai politik. 

"Ironisnya, nama-nama karyawan baru tersebut bukan berasal dari desa kami. Akibat kebijakan ini, para Kepala Desa merasa diadu domba dengan rakyatnya sendiri oleh pemerintah," ujar Khoiman. 

Dia menjelaskan, selama ini banyak warga desa yang bertanya dan berharap bisa bekerja di KDMP. Masuknya orang luar jalur titipan ini tentu akan membuat kades menjadi sasaran amukan dan disalahkan oleh warganya sendiri. 

Sikap penolakan yang sama juga disuarakan Kades Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Mohammad Saipur, selaku Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kabupaten Jombang. Ia menyoroti penempatan 5 karyawan baru di desanya yang identitasnya sama sekali tidak ia kenali karena bukan warga setempat. 

Saipur menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Dia berencana akan menindak tegas jika para karyawan baru bentukan pemerintah tersebut nekat memaksakan diri masuk kerja ke KDMP di desanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Miliki Lahan, 96 Desa di Jombang Tak Bisa Bangun Koperasi Merah Putih

57 tahun lalu

Manajer Kopdes Hanya Jadi Pegawai BUMN Selama 2 Tahun, Zulhas: Setelahnya Petugas Koperasi

57 tahun lalu

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

57 tahun lalu

Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden

57 tahun lalu

80 Koperasi Desa Merah Putih di Jombang Tutup usai Diresmikan Presiden Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal