Tangis Pecah saat Jenazah Santri Korban Pengeroyokan Tiba di Rumah Duka: Dia Anak Baik

Taufik Syahrawi
Susasa sedih saat kedatangan jenazah santri di rumah duka. (Taufik Syahrawi).

Keluarga korban Talhesul Murod juga menyesalkan tindakan tersebut. Kalaupun korban melakukan kesalahan seperti yang ditudingkan, keluarga korban juga menyesalkan adanya penganiayaan berat tersebut. Apalagi hingga berujung pada kematian korban. 

"Korban selama ini dikenal sangat baik. Kami memasukkan Badrut Tamam ke pondok pesantren agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat, termasuk adab dan budi pekerti. Bukan untuk diperlakukan kasar hingga meninggal dunia," katanya. 

Karena itu dia meminta agar polisi benar-benar menegakkan keadilan atas tragedi ini. Mereka berharap agar para pelaku dihukum berat. Sebeb, mereka telah membunuh korban dengan sengaja. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

Ngeri! Kades di Lumajang Dibacok 10 Orang dalam Rumah saat Terima Tamu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal