Tak Ada Hasil Swab, Massa di Probolinggo Tolak Pemulasaraan Jenazah dengan Protokol Covid-19

Hana Purwadi
Ilustrasi jenazah Covid-19. (Foto: Istimewa)

Karena itu, pasien dirujuk ke RSUD Tongas yang merupakan rujukan pasien Covid-19. Namun, tak lama berselang, pasien meninggal dunia, sehingga pihak rumah sakit memutuskan pemulasaran jenazah menggunakan protokol Covid-19.

“Karena itu kami tidak terima. Sebab belum ada bukti bahwa almarhumah meninggal karena Covid-19. Kami datang ke sini untuk menjemput jenazah,” katanya.

Atas kasus tersebut, pihak rumah sakit menolak memberikan klarifikasi. Tidak ada dokter maupun manajemen rumah sakit yang memberi penjelasan tentang penyebab kematian korban sebenarnya, termasuk pemulasaraan dengan protokol Covid-19.

Sementara itu, setelah melalui proses negosiasi, jenazah akhirnya diperbolehkan dibawa pulang oleh pihak keluarga. Jenazah dibawa dengan menggunakan mobil ambulans milik rumah sakit dan menggunakan protokol kesehatan.

Massa yang semula berkumpul di RSUD Tongas juga membubarkan diri. Mereka dikawal puluhan personel polisi berpakaian lengkap dan preman untuk menghindari tindakan yang merugikan orang banyak.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Waspada Melintas di Jalan Nasional Probolinggo–Situbondo, Ada Kawanan Monyet Berkeliaran

57 tahun lalu

Rumah Warga Probolinggo Dilempar Bahan Peledak oleh OTK, Mobil dan Bangunan Rusak

57 tahun lalu

Bus Jemaah Calon Haji asal Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Kapal Motor Terbakar Saat Tunggu Kiriman BBM di Pelabuhan Mayangan Probolinggo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal