Pengelola travel Dallas Wisata, Eva Arafah mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan informasi mendadak itu.
"Tadi sudah boarding, sebagian sudah ada yang masuk bagasi barang-barangnya, tetapi dibatalkan," katanya.
Dia mengungkapkan, ada sekitar 190 orang jaksa yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah, namun gagal berangkat.
"Harapan kami semoga bisa kembali seperti sedia kala supaya para jamaah ini tidak kecewa," katanya.
Sebelumnya, keputusan Pemerintah Arab Saudi menangguhkan layanan umrah merupakan salah satu langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus COVID-19 ke wilayah setempat.