Sosok Sultan Agung dan Kisah Masa Kejayaan Kerajaan Mataram

Avirista Midaada
Sultan Agung raja Kerajaan Mataram.(Foto:Ist)

Sultan Agung berbusana tidak berbeda dengan pakaian orang-orang Jawa. Dia memakai kopiah dan kain linen berwarna putih atau yang sering disebut kuluk. Sejak masuknya agama Islam, pakaian ini dikenakan orang-orang yang taat atau ingin disebut taat beribadah.

Sultan Agung juga mengenakan kain batik berwarna putih biru yang berasal dari daerahnya sendiri, mengenakan baju dari beludru berwarna hitam yang dihias dengan gambar daun-daun keemasan dalam bentuk bunga tersusun.

Dia juga mengenakan keris di badan bagian depan dan ikat pinggang dari emas yang disebut sabuk. Pada jari-jarinya, dikenakan cincin dengan banyak intan berlian. Sultan Agung juga merokok menggunakan pipa yang berlapis perak. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Amangkurat I Bangun Istana Megah Kerajaan Mataram, Dikelilingi Danau Buatan

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

57 tahun lalu

Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Plered yang Megah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal