Sosok Ratu Majapahit Penakluk Nusantara, Kuasai Indonesia hingga Negara Tetangga

Inas Rifqia Lainufar
Ratu Majapahit penakluk Nusantara (Foto: Istimewa)

Karena tidak mendapatkan restu, Jayanegara mengurung Tribhuwana Tunggadewi agar tidak dinikahi oleh pria manapun. Ia sangat takut tahtanya akan terancam apabila saudara tirinya tersebut membawa seorang pria ke dalam keluarga kerajaan.

Lalu saat Jayanegara meninggal dunia, Tribhuwana Tunggadewi akhirnya menikah dengan Cakradhara atau Kertawardhana Bhre Tumapel dan melahirkan 2 orang anak. Anak sulungnya, Dyah Hayam Wuruk merupakan salah satu dari pemimpin Kerajaan Majapahit selanjutnya.

Karena tampuk kepemimpinan Kerajaan Majapahit tengah kosong, Gayatri pun memerintahkan putrinya untuk naik tahta. Tahta diberikan kepada Tribhuwana Tunggadewi karena Gayatri telah memutuskan untuk menjadi biksuni atau pendeta Buddha. 

Tribhuwana Tunggadewi pun memimpin Kerajaan Majapahit bersama sang suami. Namun di awal masa pemerintahan atau tahun 1331, sang ratu harus mengalami masalah akibat adanya pemberontakan Sadeng dan Keta. 

Beruntungnya, Gajah Mada mampu menangani pemberontakan tersebut hingga ia dianugerahi gelar sebagai Mahapatih Majapahit yang merupakan jabatan tertinggi kedua setelah raja. Gajah Mada pun mengucapkan Sumpah Palapa pada tahun 1334.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Ditunjuk Jadi Penguasa Majapahit saat Kekosongan Putra Mahkota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal