Sosok Marsma Subhan Korban Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan: Tegas, Tak Pernah Marah

Avirista Midaada
Jenazah Marsma TNI (Anumerta) Subhan, korban pesawat Super Tucano jatuh di Pasuruan, saat dimakamkan di TMP Surapati, Malang. (Foto: Avirista Midaada/MPI)

"Sama misalnya kita sama saudara-saudara tidak pernah kita melihat dia marah, atau bersuara keras jauh sekali," kata dia.

Sementara itu, Santini, ibu Subhan, mengenang anaknya sebagai pekerja keras dan pantang menolak tugas. Di balik kerja kerasnya, Subhan dianggap sangat ramah dan baik ke semua orang.

Perempuan berusia 73 tahun itu tak bisa banyak berkata-kata karena terkejut mendengar kematian sang anak.

"Saya tidak kumpul karena saya di Madura dan anak saya di Malang, baik, ramah anaknya, sama orang tua itu juga hormat. Yang kemarin ini (terbang kejadian) tidak pamit. Dia cuma sempat bilang mau mengantarkan anaknya pelantikan taruna," kata Santini.

Sang ibu terakhir kali berkomunikasi dengan Subhan saat akan terbang sebelum kejadian. Menurutnya, Subhan kerap menceritakan apa yang akan dikerjakannya.

"Komunikasi setiap hari sama istrinya, tapi kemarin cuma pulang mau mengantarkan anaknya pelantikan taruna," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Jaringan Surabaya-Pasuruan, 5 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Terekam CCTV, Emak-Emak Curi Uang Rp15 Juta di Lapak Pedagang Pasar Pandaan

57 tahun lalu

Puting Beliung Sapu 12 Kecamatan di Pasuruan, Puluhan Pohon Tumbang 15 Rumah Rusak

57 tahun lalu

Hujan Deras, 3 Kecamatan di Pasuruan Terendam Banjir

57 tahun lalu

Gran Max Tabrak Truk di Pasuruan, 1 Orang Tewas 4 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal