Adapun makam Kiai Ageng Muhammad Besari di depan masjid tertua yang dibangun abad 18. Di masa pandemi, kunjungan ke makam dibatasi pukul 22.00 WIB.
Meski begitu tidak menyurutkan peziarah. Semakin malam, peziarah semakin banyak. Mereka bisa tabarukan di Masjid Tegalsari. Juga di luar area makam.
Bahkan, tidak sedikit peziarah yang tabarukan dengan model duduk-duduk di tikar. Sambil nyeruput kopi dan makan gorengan.
"Biasanya sampai larut malam. Terus para peziarah pulang menjelang subuh atau sesudah subuhan," kata Qosim.
Pengasuh Ponpes Chasanul Hidayah Bajang Balong Ponorogo, KH Ma'ruf Muchtar mengatakan, bila para peziarah Kiai Ageng Besari bisa tabarukan di luar makam.