"Awalnya menolak RUU, tapi mengapa sampai membabi buta. Lalu meneriakkan yel-yel revolusi. Ini kan kelihatan sekali ada yang menunggangi," ujar dia.
Sebab, kalau bicara pemberantasan korupsi harus diperkuat, semua lembaga pun mendukungnya, termasuk Nahdlatul Ulama (NU). Namun prinsip ini harus dipegang secara lurus oleh mahasiswa.
"Jangan sampai ada penumpang gelap di situ, ujung-ujungnya terkait Pilpres kemarin dan seterusnya," ujar pengasuh Ponpes Sabilur Rosyad Malang ini.
Aksi massa ini dilakukan menyusul pembahasan sejumlah rancangan Undang-Undang (RUU) yang dinilai bermasalah. Protes mahasiswa di antaranya UU KPK yang baru disahkan dan RKUHP.