Shalat Jumat 2 Gelombang di Masa New Normal, Ini Hasil Bahtsul Masail PBNU

Ihya Ulumuddin
Umat Islam menjalankan shalat Jumat perdana di masa new normal pandemi corona. (Foto: Antara)

Ada beberapa alasan dibolehkannya salat Jumat lebih dari satu kali dan di banyak tempat. Pertama, keterbatasan daya tampung tempat salat Jumat. Kedua, adanya pertikaian yang tidak memungkinkan dilaksanakannya salat Jumat di satu tempat.

Ketiga, jauhnya jarak antara penduduk yang tinggal di ujung sebuah kawasan (balad) dengan masjid yang menjadi tempat salat Jumat, seperti berada di tempat yang tidak terdengar suara azan.

“Pandangan fikih ulama terdahulu ini bisa dijadikan acuan hukum perihal pelaksanaan shalat Jumat di era new normal ini,” kata Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH M Nadjib Hassan.

Secara teknis, lanjut Nadjib, umat Islam juga bisa memanfaatkan musala sebagai tempat shalat Jumat. Sebab, pelaksanaan shalat Jumat tidak harus dilakukan di masjid sebagaimana pendapat mayoritas ulama.

Sementara itu, mengenai boleh tidaknya shalat Jumat dilaksanakan secara bergelombang, menurut Nadjib, ulama berbeda pendapat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Bahasa Jawa 19 September 2025 Terbaru Bikin Jemaah Menangis

57 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Bahasa Sunda 19 September 2025 Singkat tentang Akhlak Nabi

57 tahun lalu

Contoh Khutbah Jumat Akhir Bulan Syawal Edisi 25 April 2025 Singkat Penuh Hikmah

57 tahun lalu

Khutbah Jumat Akhir Ramadhan Singkat Terbaru Menyentuh Hati, Lengkap Doa Penutup

57 tahun lalu

Viral Detik-Detik Jemaah Masjid di Balikpapan Meninggal usai Sholat Jumat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal