SAMPANG, iNews.id – Pasangan lanjut usia (Lansia) Sunami dan Sumangit, warga Jalan Mutiara Kelurahan Banyuanyar, Sampang, belum pernah tersentuh bantuan pemerintah. Pasangan miskin ini hidup serba kekurangan di tengah wabah pandemi Covid-19.
Sumangit menderita kebutaan sejak 10 tahun terakhir. Sementara Sunami tidak bekerja apa-apa. Untuk bertahan hidup, keduanya hanya mengandalkan jasa pijat kepada warga sekitar. Kini, pasangan tanpa keturunan ini makin terpuruk karena order pijat juga berkurang.
Sebelum corona, tetangga masih sering menggunakan jasanya untuk memijat. Namun, kini dalam sepekan tak kurang dari tiga orang. Bahkan, kadang tidak ada sama sekali.
Ditemui di rumah petak, tempat tinggalnya, pasangan lansia ini hanya pasrah. Sebab, namanya tidak pernah masuk daftar penerima bantuan. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, termasuk saat pandemi corona ini.
Karena itu, saat warga tetang sibuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp600.000 atau paket sembako, Sunami dan Suami hanya bisa menahan sabar. “Tidak kaget. Sebab, seumur hidup, memang tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah,” katanya.