Sesak Napas Kerap Serang Penderita Covid-19, Ini Pencegahannya 

Aan Haryono
Pasien Covid-19 mengalami sesak napas sehingga harus dibantu oksigen. (ilustrasi).

Pasien Covid-19, katanya, dapat bermanifestasi menjadi pneumonia atau peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Salah satu gejala pneumonia yakni sesak napas. 

"Kebanyakan pasien Covid-19 dalam kondisi ringan, bahkan tidak bergejala karena tidak adanya pneumonia. Namun pada kondisi Covid-19 derajat sedang, berat, dan kritis, maka seorang pasien akan mengalami sesak napas," ujar Alfian.

Upaya awal agar tidak terjadi sesak yakni mencegah infeksi Covid-19 yakni dengan patuh melakukan protokol kesehatan. "Apabila tidak menerapkan protokol kesehatan, virus bisa menembus tubuh pasien melalui saluran napas," ucapnya. 

Ketika seseorang terinfeksi Covid-19, maka perlu pengetahuan dan pemantauan tanda awal Pneumonia berupa adanya batuk dan sesak. Selanjutnya adalah melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi perburukan kondisi dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan Covid-19 di rumah sakit.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
1 hari lalu

52 Warga Jombang Tewas Terkena Pneumonia, RSUD Minta Masyarakat Waspada

6 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

7 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

7 bulan lalu

Kebakaran Hotel di Pekanbaru, 1 Orang Tewas 12 Korban Dilarikan ke RS

7 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal