"Akhirnya, bersama keluarga kami bawa ke Puskesmas," ujar dia.
Miftah mengatakan, setelah dari Puskesmas, korban sebenarnya sudah sadar. Luka akibat sengatan tawon juga sudah diobati. Namun, baru sehari di rumah, sakit itu kambuh lagi. Japar bahkan harus dirujuk ke RSUD Tuban.
"Tetapi, beberapa hari dirawat, tidak ada perubahan. Sakitnya tambah parah, dan tadi pagi meninggal dunia," katanya.
Belum ada keterangan medis dari dokter atas sakit yang menyebabkan Japar meninggal dunia. Pihak keluarga pun enggan memberi keterangan. Mereka memilih pasrah dan mengihlaskan kepergian Japar.