Untuk pasien nomor 24 berinisial DLS (18) warga kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Dia memiliki riwayat kontak erat dari pasien nomor 22, warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Madiun.
Hingga saat ini, tim Satgas Penanganan Covid-19 belum bisa memastikan kasus baru tersebut masuk transmisi lokal atau tidak. Selama ini tim Satgas mengklaim kasus terkinfirmasi positif di Kota Madiun berasal dari luar (import case).
“Kalau itu (transmisi lokal) saya perlu konfirmasi ke ahlinya. Beberapa kasus kan memang karena kontak erat. Apakah bisa jadi transmisi lokal atau tidak,” ujar Aflah.
Terkait perubahan zona dari hijau ke oranye, Aflah mengaku masih mempelajari karena terjadi lompatan ke oranye tanpa melalui kuning. Pihaknya masih melakukan pengecekan ke satgas provinsi maupun pusat.
"Kita masih cek, masih cari, sebenarnya yang bikin hijau kok terus lompat ke oranye nggak ke kuning dulu ini apa. Padahal mestinya dari hijau kuning trus oranye," katanya.