“Pemberian ASI sejak dini dan secara eksklusif pada bayi amat penting bagi kelangsungan hidup seorang anak, juga dapat melindungi dari berbagai penyakit yang rentan mereka alami,” terangnya.
Pemberian ASI eksklusif pada bayi hingga usia enam bulan, Riena memaparkan, akan membuat daya tahan tubuh anak kuat dan tidak mudah sakit. Juga dapat terhindar dari risiko diare yang dapat menyebabkan stunting.
Dia menambahkan, makanan terbaik bagi bayi adalah ASI. Dan menyusui bukan hanya sekadar memberikan makanan untuk bayi. Namun lebih utama lagi untuk membentuk kedekatan antara ibu dan bayi atau bonding. “Sehingga bayi merasa aman, nyaman dan tumbuh kembang secara optimal,” paparnya.
Riena menjelaskan, dalam proses menyusui seorang anak akan mendapat kebutuhan dasarnya, yaitu asuh berupa nutrisi dan asih berupa kasih sayang, karena adanya bonding saat menyusui. Kemudian asah, berupa stimulasi tumbuh kembang yang didapat saat menyusui berupa sentuhan suara dan kontak mata dengan ibu.
Tak lupa, disampaikan juga bahwa keberhasilan menyusui seorang ibu tidak lepas dari lingkungan terdekat. Yaitu dukungan suami atau ayah sang bayi. “Keberhasilan ibu menyusui dengan ASI, anak akan tumbuh sehat, cerdas dan penuh kasih sayang,” imbuhnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau memerlukan informasi terkait tumbuh kembang anak, bisa datang langsung ke Klinik Psikologi dan Klinik Gizi RS Al Huda Banyuwangi. “Sedangkan terkait pemberian ASI bisa konsultasi ke Klinik KIA RS Al Huda yang buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 07.00 sampai 14.00 WIB,” pungkasnya.