"Kalau semakin banyak orang datang ke Surabaya, artinya kita punya pasar, maka akan semakin banyak pembeli. Jadi karena itu, jangan karena ini sudah ditata bagus kemudian kita tidak menjaga kebersihan, maka orang tidak akan mau ke sini lagi," ucapnya.
Risma menambahkan, modal utama untuk meningkatkan pengunjung atau pembeli adalah kebersihan. Oleh sebab itu, dia ingin agar para pedagang dapat benar-benar memperhatikan kebersihan setiap makanan yang dijual.
"Modal utama adalah bersih, termasuk makanan kita. Sekali lagi kita harus mau berubah. Berubah untuk lebih baik, bukan untuk lebih jelek. Kalau sudah ada akses, artinya Tuhan telah membuka pintu kita," ujarnya.
Presiden UCLG Aspac ini pun menjelaskan, membangkitkan destinasi itu bukan hanya sekadar menyiapkan fasilitas. Namun, bagaimana mengelolanya menjadi salah satu dorongan agar bisa menarik. Karena itu, salah satu yang bakal dilakukannya menyiapkan pelatihan kepada para pedagang di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari.
"Misalnya, bagaimana mengelola masakan. Karena kalau itu tidak dilakukan, maka akan susah untuk menarik pembeli. Itu kan satu paket antara panorama, pemandangan dengan kuliner. Karena itu, harus ada training-training untuk bagaimana mengolah makanan sehingga orang (pembeli) mau kembali," katanya.