Sedangkan pelaku satunya mendapati anak sulungnya lalu menyekap dan menodongkan pistol. Pelaku itu mengancam tak akan segan menarik pelatuknya jika korban tidak mengeluarkan harta benda.
"Suasana akhirnya menjadi tegang, dengan terpaksa harta benda diberikan," katanya.
Pagi itu, kawanan perampok berhasil membawa kabur Rp42 juta. Selain uang hasil usaha menjual perhiasan, uang yang digondol pelaku juga termasuk uang musala. "Ada uang kas Musholla Rp15 juta yang berhasil digondol, kebetulan saya bendaharanya," bebernya.
Sementara itu, Kapolsek Bungah, AKP Sujiran mengaku belum mendapatkan laporan terkait perampokan itu. Ia mengimbau agar pihak korban segera melapor ke kantor kepolisian untuk selanjutnya segera ditindaklanjuti aparat berwajib.
"Segera melapor supaya kasusnya bisa ditindaklanjuti dan pelakunya bisa ditangkap," katanya.