Sejarah Perang Jawa, Ini Cara Pangeran Diponegoro Penuhi Logistik Peperangan

Avirista Midaada
Sejarah Perang Jawa atau Perang Pangeran Diponegoro. (Foto: Ist)

Sebenarnya sekitar 3 bulan sebelum berkumpul, peristiwa serangan Belanda atas Tegalrejo, pangeran sudah mulai membebaskan pajak-pajak puwasa dan mengumpulkan dana-dana untuk membiayai perang.

Pendanaan perang pada awalnya mengandalkan sumber-sumber tradisional. Para pangeran dan priyayi Yogya menyumbang emas, permata, uang dan barang berharga lainnya. Semua sumbangan ini dibawa ke medan perang oleh istri-istri dan putri-putri mereka. Suatu sistem yang sangat menyentuh, yang terulang kembali pada masa Revolusi Indonesia. 

Konon iring-iringan konvoi Belanda yang membawa logistik juga diserang oleh warga, dan hasil rampasan awal ini digunakan untuk membiayai pertempuran-pertempuran.

Banyak pengikut Pangeran Diponegoro telah siap berperang, memperlengkapi diri dengan senjata-senjata tradisional seperti, ketapel, gada juga tombak yang terbuat dari bambu yang diruncingkan alias bambu runcing. Mereka berdatangan ke Selarong mulai akhir Juli hingga awal Agustus untuk menerima perintah dari pangeran. 

Setelah itu mereka langsung pergi menempati pos-pos yang telah ditentukan. Gaya berperang Pangeran Diponegoro begitu memanfaatkan semaksimal mungkin kekuatan lokal pedesaan. Banyak warga desa dikerahkan untuk melakukan pencegahan bala bantuan Belanda.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Akses Terputus, Bantuan Banjir Bandang di Padang Panjang Diangkut Manual Lalui Medan Berat

57 tahun lalu

Penyaluran Bantuan Korban Banjir di Sumatera Melalui Pesawat TNI AU Terkendala Jaringan

57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

TNI AD Kepincut Miliki Drone Buatan Turki untuk Kirim Logistik ke Daerah Terpencil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal