Sejarah Mata Uang Indonesia ORI, Lahir Setahun setelah Proklamasi Kemerdekaan

Solichan Arif
Sejarah mata uang Indonesia ORI (Oeang Republik Indonesia). (Foto: https://www.djkn.kemenkeu.go.id/)

Saat NICA (tentara Belanda) yang membonceng Sekutu berhasil menduduki kota-kota besar di Indonesia dan menguasai bank-bank Jepang, jumlah uang rupiah Jepang yang diedarkan di masyarakat semakin meningkat.

Uang yang diedarkan berasal dari Percetakan Kolff & Co, Jakarta yang juga berhasil dikuasai NICA, yakni tempat percetakan sekaligus penyimpanan uang kertas rupiah Jepang senilai Rp2,5 miliar.

NICA memakai uang Jepang untuk pembiayaan operasi militer, menggaji pegawai yang direkrut dari kalangan pribumi, termasuk melalui tangan orang-orang suruhan, sengaja mengedarkan uang tersebut ke wilayahRI.

Di saat sama, kondisi ekonomi dan politik masih buruk, pegawai sipil maupun militer RI tidak ada yang mendapat gaji. 

“Terutama (uang Jepang) untuk menarik simpati orang-orang republikein agar mau berpihak kepada Belanda,” demikian tertulis dalam surat rahasia Kepala Kepolisian Karesidenan Malang kepada Kepala Kepolisian Negara di Yogyakarta No 444.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok Karawang, Abadikan Sejarah Kemerdekaan Indonesia

57 tahun lalu

Kisah Sayuti Melik, Pengetik Teks Proklamasi yang Nyaris Dieksekusi Kaum Nasionalis

57 tahun lalu

78 Penyelam TNI-Polri Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi di Dasar Laut Gili Kondo NTB 

57 tahun lalu

Kisah Fatmawati Menangis Haru usai Pembacaan Teks Proklamasi 17 Agustus 1945

57 tahun lalu

Pidato Menggetarkan Soekarno saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal