"Terkait vaksinasi guru, saya minta kepada kepala Dinkes Jatim untuk berkoordinasi dengan kepala Dinkes kabupaten/kota se-Jatim, agar pada akhir Juni sudah 100 persen tervaksin," ujarnya.
Karena itu, data vaksinasi untuk guru harus terus dimonitor. Harapannya guru dan tenaga pendidik bisa 100 persen tervaksin sebelum sekolah tatap muka dimulai. "Berapa banyak guru yang sudah selesai divaksin, berapa yang baru divaksin sekali, berapa yang belum sama sekali. Semua harus termonitor," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, hingga saat ini 38 bupati/walikota sudah memberikan rekomendasi untuk SMA, SMK dan SLB yang sudah siap melakukan pembelajaran tatap muka.
Sesuai dengan arahan dari mendikbud telah direkomendasikan sekolah tatap muka mulai Januari 2021. Diharapkan pada Bulan Juni 2021 seluruh Indonesia sudah melakukan tatap muka dengan target semua guru sudah divaksin.
"Di Jatim, para guru SMA, SMK dan SLB yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 dua kali sebanyak 38 persen," katanya.
Dia berharap kepada jajaran Dinkes Jatim pada Bulan Mei 2021 atau Juni 2021, tenaga pendidik dan guru 100% sudah divaksinasi 2 kali. "Supaya pendidiknya sehat, psikologis masyarakat bisa menerima pembelajaran tatap muka dengan tenang. Rencana kami tatap muka pada awal tahun ajaran 2021/2022 yaitu pada 5 Juli 2021 dapat berjalan aman," katanya.