SURABAYA, iNews.id – RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur (Jatim) mengembangkan metode transplantasi paru-paru untuk pasien Covid-19. Metode baru ini digunakan khusus untuk pasien corona dengan gejala berat, dengan gangguan fungsi paru.
Dirut RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, umumnya, pasien Covid-19 dengan gejala berat, tidak bisa ditolong dengan ventilator. Penyebabnya karena paru-paru tidak berfungsi.
“Maka kemungkinan solusinya transplantasi paru-paru. Sebab, banyak pasien yang mengalami acute respiratory distress syndrome (ARDS) yang tidak bisa ditolong ventilator,” katanya, Sabtu (22/8/2020).
Secara teoritis, kata Joni, paru-paru pasien Covid-19 mengalami fibrosis, sehingga tidak berfungsi kembali. Untuk mengganti, diperlukan transplantasi dengan mengganti jaringan paru yang baru, salah satu caranya dengan transpalantasi.
Sementara, Ketua Koordinator Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jatim ini mengaku telah berdiskusi dengan tim kedokteran tentang kemungkinan transpalansi paru-paru. Sebab, jumlah pasien dengan gejala berat yang mengalami gangguan napas dan tidak dapat ditolong menggunakan alat ventilator cukup banyak.