RS Siloam: Amblesnya Jalan Raya Gubeng Tanggung Jawab Pemilik Gedung

Antara
Sejumlah petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi tanah ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Jatim, Rabu (19/12/2018). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

SURABAYA, iNews.id – Manajemen Rumah Sakit (RS) Siloam angkat bicara atas kejadian amblesnya Jalan Raya Gubeng di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), pada Selasa (18/12/2018). Hal ini dinilainya merupakan bagian dari tanggung jawab PT Saputra Karya selaku pemilik gedung.

General Affair Manager RS Siloam Surabaya Budijanto Surjowinoto menegaskan, pengaitan kejadian amblesnya sebagian Jalan Raya Gubeng dengan pihak mereka sebagai bentuk salah kaprah. Karena pemilik gedung yang sedang dalam proses pembangunan itu yakni PT Saputra Karya.

"Kami memang mau menyewa gedung itu untuk mengoperasionalkan rumah sakit. Kalau gedung itu selesai, ya kami masuk," kata Budijanto saat mengikuti rapat dengar pendapat di ruang Komisi C DPRD Surabaya, Jumat (21/12/2018).

Jadi sebagai pihak penyewa gedung, RS Siloam tidak bertanggung jawab atas proyek pembangunan yang sedang berlangsung karena hanya menyewanya untuk dijadikan rumah sakit. "Terkait hal ini kami tidak terlibat," ujarnya.

Diketahui, proyek gubeng mixed use untuk basemen RS Siloam dikerjakan beberapa pihak, yakni PT Saputra Karya (pemberi kerja), PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (kontraktor struktur), PT Indopora (kontraktor pondasi), PT Ketira Engineering Consultans (konsultan struktur), PT Saputra Karya (konsultan pengawas), Blue Antz (konsultan arsitek), PT Global Rancang Selaras (konsultan rumah sakit) dan PT AAecom Indonesia (konsultan QS).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Pasien RS Siloam Manado Dievakuasi akibat Guncangan Gempa Magnitudo 7,7

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal