Romantika Kisah Cinta Gus Dur Meluluhkan Hati Sinta Nuriyah 

Lukman Hakim
Gus Dur dan Sinta Nuriyah. (Foto/istimewa)

Namun demikian, Nuriyah merupakan produk masyarakat pesantren dan seorang gadis kelahiran Jombang. Karena itu, tidaklah mudah baginya untuk menolak putra KH Wahid Hasyim. Bagi Nuriyah, Gus Dur bukanlah sama sekali tanpa daya tarik. Gus Dur menarik perhatiannya karena keintelekan dan juga tujuan hidupnya yang kuat. '

Hingga pada akhirnya, pada November 1963 Gus Dur berangkat ke Kairo, Mesir karena mendapatkan beasiswa dari Departemen Agama untuk belajar di Universitas Al-Azhar.

Selama tahun-tahun yang dihabiskan di Kairo, Gus Dur rutin terus berkorespondensi dengan Nuriyah. Surat-surat gadis ini datang secara teratur, ditafsirkannya sebagai tanda dia tidak sepenuhnya ditolak.

Nuriyah pandai berkorespondensi dan setelah lewat beberapa tahun, hubungan mereka menjadi lebih dalam dari sekadar persahabatan ketika mereka di Jombang. Kala itu, Nuriyah sering menolak pemberian buku dari Gus Dur.

Pada awalnya, hubungan Gus Dur dan Nuriyah tidak begitu mulus. Namun, hubungan itu menjadi lebih dalam karena korespondensi yang teratur.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gus Dur Resmi Pahlawan Nasional, Keluarga dan Pesantren di Jombang Sujud Syukur

57 tahun lalu

Prihatin Penahanan Aktivis, Sinta Nuriyah: Mereka Anak Bangsa Berjuang untuk Kemanusiaan

57 tahun lalu

10 Kota dengan Masa Tunggu Haji Terlama, Adakah dari Daerahmu?

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Manado dan Sekitarnya Hari Ini 6 Maret 2025, Ingat Waktunya

57 tahun lalu

Apakah Tidur saat Puasa Dapat Pahala? Simak Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal