Risma Bantah Ada Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya

Aditya Pratama
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberikan keterangan kepada awak media terkait dugaan pengusiran mahasiswa asal Papua di Surabaya. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

Menurutnya, akan sangat rugi persatuan yang telah dibangun dengan susah payah barus hancur karena emosi sesaat.

"Saya pikir itu tidak perlu, kalau memang itu ada kesalahan di kami di Surabaya, saya mohon maaf. Tapi tidak benar kalau kami dengan sengaja mengusir, tidak ada itu. Bagi saya, dan seluruh pejabat pemerintah kota, saya pikir seluruh forum kepeminpinan di Surabaya, bahwa kita tetap dalam satu kesatuan negara Indonesia," ucap Risma.

Diketahui, kerusuhan di Papua Barat, pecah pada Senin (19/8/2019). Ratusan mahasiswa turun jalan dan melakukan aksi pembakaran gedung DPRD Manokwari.

Informasi yang dihimpun iNews.id, kerusuhan tersebut buntut kericuhan mahasiswa Papua dengan masyarakat di Jatim, di antaranya Kota Malang dan Kota Surabaya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal