Risma Akan Tangani Sendiri Persoalan Siswa Putus Sekolah di Surabaya

Antara
Wali Kota Surabaya, Tri RIsmaharini. (Foto: Dok. iNews.id)

SURABAYA, iNews.id - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memutuskan untuk menangani sendiri persoalan siswa putus sekolah, baik tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama di Surabaya. Ini menyusul keprihatinan Risma, sapaan akrabnya, terhadap sejumlah temuan siswa putus sekolah di kotanya itu.

Risma mengaku prihatin dengan adanya sejumlah temuan seperti siswa putus sekolah karena tidak bisa bayar sekolah, begitu juga dengan adanya ijazah anak ditahan sekolah karena penyebab yang sama.

"Jika membahas perihal anak-anak putus sekolah, saya membayangkan bagaimana jika nasib saya seperti mereka. Banyak sekali anak putus sekolah dari SMA," ujar dia, Minggu (19/8/2018).

Permasalahan tersebut diketahui Risma saat dirinya mendapat keluhan dari warga ketika melakukan kunjungan di kawasan eks-lokalisasi Dolly pada Maret 2018.

Saat itu, Risma menemukan banyak siswa yang menunggak pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di beberapa sekolah di tingkat SD, SMP, dan SMK. Padahal sekolah tersebut diketahui sudah mendapat bantuan operasional pendidikan daerah.

Setelah mendapati hal itu, Risma memerintahkan staf Pemkot Surabaya untuk menutup semua kekurangan SPP di sekolah tersebut. Mengetahui hal itu, pihak sekolah langsung membebaskan kekurangan SPP yang dialami sejumlah siswa tersebut.

Persoalan seputar pendidikan itu juga disampaikan Risma saat acara Silaturrahmi Akbar Arek-Arek Suroboyo 2018 yang digelar Ormas Pemuda Surabaya (Pusura) di Taman Surya Kota Surabaya, beberapa hari lalu.

Risma juga mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pemahaman tentang budi pekerti kepada para siswa di tiap-tiap SD dan SMP di "Kota Pahlawan" itu. "Namun, kami menganggap tidak semudah itu untuk mengubah karakter anak beserta orang tuanya," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat di Kota Surabaya untuk membantu menyukseskan program Pemkot Surabaya tersebut.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Mendikdasmen Pastikan Anak di Pulau Terpencil Papua Wajib Dapat Pendidikan Layak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal