Risma mengatakan, pembebasan lahan sudah beres semua, tinggal pembangunannyan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Sebab, akses tersebut beserta tiga stadion baru itu akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U 20 tahun 2021.
“Akses ini ROW-nya 15 meter. Kita kerjakan dulu 15 meter, tapi kalau masih kurang lebar, nanti kita bisa lebarkan lagi,” katanya.
Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada kabar dari PSSI atau pun FIFA terkait penundaan Piala Dunia U 20 tahun 2021. Karena itu, pihaknya terus bekerja menyiapkan GBT sebagai salah satu venue.
“Jadi, kalau kabar penundaan belum ada, tapi, kalau penentuan tempatnya, sudah pasti. Bukan hanya di Surabaya saja, tapi juga ada di Bali, Solo, Yogyakarta dan Jakarta,” ujarnya.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati memastikan proyek pembangunan akses menuju GBT itu terus dikebut meski di tengah pandemi Covid-19. Agar tetap aman, seluruh aktivitas pengerjaan proyek menerapkan protokol Covid-19.
“Mereka ini terus bekerja meski ada Covid-19. Bahkan, hari Minggu pun mereka terus kerja,” katanya.