Rapid Test Mahal, Sopir Pikap di Banyuwangi Demo Tak Bisa Masuk ke Bali

Eris Utomo
Ratusan sopir pikap pengangkut sayur berunjuk rasa memprotes syarat rapid test masuk ke Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: iNews/Eris Utomo)

Sejumlah sopir mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp300.000-400.000 setiap kali rapid test dengan massa berlaku 3-4 hari.

“Biaya rapid test-nya mahal sekali. Masa berlakunya hanya tiga hari, padahal kami ini mengirim sayur dan buah ke Bali bisa 2-3 kali seminggu,” kata sopir buah, Wahyu.

Hingga malam tadi, para sopir tersebut tak beranjak. Mereka tetap menggelar aksinya hingga malam hari.

Semua kendaraan pikap bermuatan buah, sayur, dan janur diparkir di pinggir jalan tak jauh dari pelabuhan. Mereka berharap pemerintah memerhatikan nasib mereka terkait biaya rapidtest yang sangat memberatkan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Sedang Hits, TikTokers dan Traveler Wajib Coba 

57 tahun lalu

3 Jalur alternatif Banyuwangi- Bondowoso Rekomendasi Baru, Hemat Waktu dan Bikin Liburan Makin Seru!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Surabaya Banyuwangi Ini Tawarkan Pemandangan Keren Sepanjang Jalan!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Bandung-Surabaya yang Lebih Sepi, Hemat Waktu dan Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal