Raja Penuh Kontroversi di Singasari, Sering Mabuk hingga Kerap Pecat Pejabat Istana

Avirista Midaada
Candi Singasari (Foto: ilustrasi Ist)

Hasilnya Kertanegara sering kali melakukan hal-hal yang dalam sudut pandang agama dikenal sebagai menyimpang. 

Bahkan, Kertanegara juga diabadikan sebagai patung Jina Mahakshobhya (Buddha), yang hingga sekarang patung itu masih ada di Taman Apsari, Surabaya. Patung ini merupakan upaya mengenang sosok Kertanegara. 

Patung tersebut sebelumnya berasal dari situs Kandang Gajak, Trowulan, yang pada tahun 1817 dipindahkan ke Surabaya oleh Residen Baron A. M. Th. de Salis. Patung tersebut oleh masyarakat sekitar disebut dengan sebutan Joko Dolog. 

Singasari di bawah Kertanegara memiliki daerah kekuasaan yang luas. Misinya melakukan menaklukkan Pulau Sumatera menggunakan program Ekspedisi Pamalayu, merupakan salah satu kebijakan populernya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ratas di Kertanegara, Prabowo Minta Siapkan 2.000 Talenta Muda untuk di BUMN dan Swasta

57 tahun lalu

Asal Usul Raden Wijaya, Pendiri Majapahit Berdarah Campuran Sunda dan Jawa

57 tahun lalu

5 Kontroversi Gus Miftah, Nomor 3 Viral Olok-olok Penjual Es Teh Bikin Publik Geram

57 tahun lalu

Kertanagara, Raja Terbesar Kerajaan Singasari yang Berambisi Satukan Nusantara

57 tahun lalu

Kisah Kertanagara Raja Singasari yang Punya Visi Menyatukan Nusantara, Kematiannya Tragis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal