PWNU Jatim Minta PPP Lebih Dekat dengan NU dan Pondok Pesantren 

Lukman Hakim
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar bersama Ketua DPW PPP Jatim Nyai Munjidah Wahab, Selasa (2/11/2021). (Foto: Sindonews/Lukman Hakim).

SURABAYA, iNews.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim) meminta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jatim untuk lebih dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, PPP juga diharapkan menampung kader-kader potensial dari pesantren. 

Pesan itu disampaikan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar saat menggelar audiensi dengan Pengurus DPW PPP Jatim, Selasa (2/11/2021). Kiai Marzuki PPP harus menyiapkan kader yang memiliki potensi yang bagus. Kader itu juga harus dekat dengan kalangan NU dan pondok pesantren (ponpes). 

"Kader ini dipersiapkan untuk pemilihan legislatif, serta meminta untuk melakukan mapping daerah yang memiliki peluang suara yang bagus untuk PPP," katanya. 

Wakil ketua Rois Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar menyampaikan, PPP harus terus berkomunikasi dengan pengurus NU serta ponpes di daerah. Hal itu harus dilakukan, agar PPP memiliki kesamaan persepsi politik dengan pengurus NU, termasuk para pengasuh ponpes. 

"PPP harus menampung kader-kader NU yang memiliki potensi dalam merealisasikan kepentingan politik," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

57 tahun lalu

Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal