Profil dan Biodata Gus Islah Bahrawi, Tokoh NU Madura Pernah Menggelandang di Amerika  

Kiswondari
Gus Islah Bahrawi. (istimewa).

Gus Islah pun pergi ke New York, dan berharap bisa bertahan sendiri. Tapi di luar ekspektasi, selama tujuh bulan di New York, Gus Islah menjadi gelandangan dan tidur di pinggir jalan. Untuk makan pun ia mengais sisa-sisa makanan di belakang restoran. 

Meski hidup menggelandang, Gus Islah sempat bekerja di toko buku dan sudah membaca 2.000 buku di Amerika, terutama dalam bidang filsafat, filsafat Islam, dan sejarah Islam. Sayangnya, ketika pulang ke Indonesia Gus Islah terlibat masalah hukum dan harus menjalani kurungan penjara selama 22 bulan karena dianggap menyalahgunakan wewenang dalam kongsi usahanya sendiri.  

Selama di penjara pun, Gus Islah semakin menggilai bacaan dan telah membaca 2.000 buku, termasuk buku-buku filsafat non-Islam. Setelah keluar dari penjara, Gus Islah mulai menuliskan pemikiran-pemikirannya, gagasan-gagasan atau ide-idenya melalui media sosial (medsos), di antaranya di Instagram, Facebook, dan Twitter. 

Gus Islah juga membuat video tentang kerusuhan-kerusuhan radikalisme dan tinjauan terorisme 2000-2009 yang diunggah di medsosnya. Tulisan-tulisan dan video-videonya itu didasarkan atas pengalamannya saat mempelajari tentang radikalisme dan terorisme di beberapa negara konflik, seperti Afrika, India, dan Pakistan. 

Gus Islah juga menulis buku, di antaranya Hak Asasi Manusia dalam Pandangan Nurcholish Madjid dan Intoleransi dan Radikalisme Kuda Troya Politik dan Agama. 

Atas karyanya ini, Gus Islah dicari Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Kepolisian Indonesia. Dia diminta membuat tulisan-tulisan dengan misi menghalau gerakan ekstremisme, radikalisme, dan terorisme.  

Terakhir, Gus Islah diangkat menjadi tenaga ahli bidang Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme di Polri. Gus Islah juga menjadi Direktur Jaringan Islam Moderat (JIM) dan jarang berada di rumah bersama keluarga karena waktunya lebih banyak dihabiskan di jalanan.  

Demikian informasi seputar profil dan biodata Gus Islah Bahrawi, yang dihimpun dan dikutip dari berbagai sumber.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Emosi saat Bercanda, Pria di Sampang Madura Pukul Tetangga Pakai Cobek

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jalur Mudik Suramadu, Truk Tabrak Sedan Bawa Satu Keluarga

57 tahun lalu

Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Tersangkut Ekskavator saat Ratakan Tanah di Lahan Kosong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal