Ribuan Petambak di Lamongan Demo di Depan Kantor Bupati dan DPRD akibat Kelangkaan Pupuk

Abdul Wakhid
Ribuan petambak di Lamongan demo akibat kelangkaan pupuk subsidi. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id – Ribuan petambak di Lamongan, Jawa Timur (Jatim) berdemo di depan kantor DPRD dan Pemerintah Kabupaten Lamongan karena kelangkaan pupuk. Demo ini sempat ricuh karena peserta aksi berusaha merangsek masuk ke dalam kantor bupati.

Sebanyak 2.000 petambak unjuk rasa ini memulai aksi dengan diawali dengan long march dari gedung olahraga menuju gedung DPRD Kabupaten Lamongan. Dengan membawa poster, spanduk dan pengeras suara, ribuan massa ini menyampaikan keresahan akibat kelangkaan pupuk saat musim tanam ikan.

Ketiadaan pupuk subsidi untuk petambak ini menyusul adanya Permentan no 1 tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian tahun anggaran 2020. Padahal saat ini para petambak di Lamongan membutuhkan pupuk untuk mengawali masa tanam.

Aksi demo sempat memanas saat perwakilan massa meminta bertemu dengan Bupati Lamongan, Fadeli. Massa terlibat aksi dorong dengan polisi yang berjaga di pintu gerbang kantor bupati.

Salah satu petani, Yusuf mengatakan petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. “Petambak dianggap anak haram menggunakan pupuk subsidi,” katanya.

Setelah didesak, Bupati Lamongan dan Ketua DPRD Lamongan bersedia menemui ribuan massa. Di hadapan petambak, bupati berjanji akan mengusahakan apa yang menjadi tuntutan.

Demikian pula, Ketua DPRD Lamongan, Ghofur. Dia berjanji akan mengawal apa yang menjadi tuntutan para petambak di Lamongan. Usai menyampaikan tuntutan kepada bupati dan wakil rakyat, ribuan massa ini lantas membubarkan diri.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 hari lalu

KM Entok Bawa 19 ABK Hilang Kontak di Perairan Kangean, Keluarga Datangi Posko

1 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

1 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

1 bulan lalu

600 Kapal Wisata Belum Berizin, DPRD Mabar Dorong Penataan Sektor Bahari di Labuan Bajo

3 bulan lalu

5 Jam Diperiksa, 6 Tersangka Korupsi Pengadaan DPRD Papua Barat Daya Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal