Polisi Selidiki Penghargaan Palsu dari PBB yang Diterima Ipda Rochmat

Antara
Polisi inspiratif Ipda Rochmad Tri Marwoto saat menerima plakat penghargaan yang ternyata palsu dari mantan staf PBB, Senin (15/10/2018). (Foto: iNews/Arif Wahyudi Efendi)

Sementara itu Ipda Rochmat Tri Marwoto mengaku tak akan melaporkan Lexy Leodewyk Pasulatan yang sebelumnya sempat memberikannya penghargaan atas nama UNIC. Bahkan, Ipda Rochmat mengungkapkan, daripada pihak kepolisian meributkan hal ini, lebih baik berfokus untuk menangani kejahatan. Misalnya, terkait koruptor yang banyak mengemplang uang rakyat.

"Begini, saya pribadi cari kedamaian saja karena di luar sana koruptor miliaran yang mengganggu masyarakat masih banyak," ucap Ipda Rochmat.

Baginya, hal ini merupakan hal yang sepele. Ipda Rochmat mengaku dirinya akan lebih berfokus pada kesejahteraan 79 anak didiknya. Yakni anak asuhannya dari kalangan yatim piatu, terlantar dan anak jalanan. Selain itu tentunya menjalankan kinerjanya sebagai aparat untuk memberantas penjahat.

"Kok hal sepele dibesarin-besarin, yang penting anak saya bisa sejahtera damai. Mending saya nangkapin koruptor dan penjahat di bumi ini aja, sudah," tuturnya.

Ditanya bagaimana perasaannya, Ipda Rochmat mengatakan dirinya tak bersedih atau kecewa. Karena penghargaan ini bukan merupakan kemauannya. Dirinya menegaskan akan tetap membina dan mengasuh anak didiknya.

Diketahui, sebelumnya Ipda Rohmat Tri Marwoto menerima penghargaan dari Lexy Leodewyk Pasulatan yang mengaku perwakilan United Nations Information Centres (UNIC) di Kabupaten Madiun Senin (15/10). Penghargaan itu atas dedikasinya di bidang sosial yakni peduli pada anak yatim dan terlantar.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Sindikat Penjualan OTP Ilegal Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil Online Modus Segitiga Ditangkap, Raup Rp7 Miliar

57 tahun lalu

Polda Jatim Ungkap Modus Komplotan Pembobol Rumah, Lampu Teras Menyala Jadi Target Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal