Menurutnya, pos yang didirikan terdiri atas 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, serta 21 pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah di Jatim.
Nanang menjelaskan, seluruh personel akan fokus untuk mengamankan berbagai rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Lebaran. Pengamanan tersebut mencakup arus mudik, malam takbiran, pelaksanaan salat Idulfitri, kegiatan wisata hingga arus balik setelah lebaran.
Sebelum Operasi Ketupat Semeru digelar, Polda Jatim juga telah melaksanakan Operasi Pekat Semeru. Operasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan.
“Hingga saat ini tren gangguan kamtibmas di Jatim relatif terkendali. Kondisi tersebut membuat masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan khusyuk,” kata Nanang.
Selain pengamanan Lebaran, kepolisian juga akan mengamankan perayaan Nyepi yang waktunya berdekatan dengan Idul Fitri.
Personel kepolisian telah disiagakan di berbagai pos untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah maupun aktivitas silaturahmi masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.