Luki menambahkan, berdasarkan laporan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim, jumlah kendaraan mewah di Jatim cukup banyak. “Asto Martin ada berapa di Jatim, McLaren juga ada berapa. Yang jelas nanti kami akan sampaikan secara terbuka. Kami tidak main-main menyelidiki masalah proses ini,” ujarnya.
Karena itu, Luki mengimbau kepada pemilik kendaraan untuk segera melapor. Polisi juga tidak akan menarik kendaraan jika memang pemilik memiliki surat-surat yang lengkap.
“Kalau memang yang betul sesuai dengan surat-suratnya, ya tidak kami tarik, silakan. Sebab, banyak klub-klub (kendaraan mewah) di sini (Jatim). Ada klub Surabaya Night, Brother hood. Kami akan cek betul. Kalau memang dokumennya lengkap, ya kami akan kembalikan,” katanya.