PKB Minta Pemprov Jatim Sediakan Ruang Isolasi di Seluruh Pesantren

Ihya Ulumuddin
Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah. (Foto: Istimewa)

Anik mengatakan, ruang isolasi dan rapid test sangat penting, mengingat pemerintah terus mematangkan wacana pengembalian aktivitas belajar mengajar di pesantren.

“Kami tidak ingin ada klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, seperti yang terjadi di Inggris dan Korea Selatan setelah dibukanya sekolah. Di dua negara tersebut muncul klaster baru setelah anak-anak kembali sekolah selama 10 hari dan pada akhirnya ditutup kembali,” katanya.

Lingkungan pesantren, kata Anik, tidak sama dengan lingkungan pendidikan pada umumnya. Karena itu, diperlukan bantuan dari pemerintah, terutama sarana dan prasarana. Seperti ruang tidur santri, ruang belajar santri dan sanitasi yang sesuai dengan standar kesehatan.

“Bila fasilitas sesuai standar dan pemenuhan kebutuhan gizi terpenuhi, saya yakin, penyebaran Covid-19 tidak akan terjadi di pesantren,” ujarnya.

Anik mengaku sudah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Jatim agar ada perhatian serius untuk pondok pesantren. Dia juga berharap, agar penanganan tersebut melibatkan pemerintah kabupaten/kota setempat.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo dan Sosok KH Abdul Karim yang Lahirkan Ulama Besar

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Ungkap Pemerintah Siapkan Eselon 1 Khusus Tangani Pesantren

57 tahun lalu

Hari Santri 2025, Menag Nasaruddin: Pesantren Motor Peradaban Dunia

57 tahun lalu

Pesantren Lansia di Masjid Agung Demak Selama Ramadhan, Tidak Dipungut Biaya

57 tahun lalu

Puluhan Tahun Beroperasi, Kini Terminal Tanah Habang Dibongkar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal