Sebelum kejadian, korban bersama ibunya dijemput JP lalu dibawa ke rumahnya di Desa Palrejo, Rabu (11/12/2024). Kemudian pukul 16.00 WIB, keluarga tiba-tiba mendapat kabar jika korban masuk Rumah Sakit Muhammadiyah Mojoagung.
"Kondisinya sudah kritis lalu dirujuk ke rumah sakit daerah di Mojokerto dan dinyatakan meninggal Kamis dini hari," ujarnya, Jumat (13/12/2024).
Atas kejadian tersebut, keluarga menduga korban tewas akibat menjadi korban penganiayaan.
"Ada luka di bagian kepala, dada, perut dan kaki korban. Seperti luka pukulan," katanya.
Menurutnya kejadian ini sudah dilaporkan ke polisi. Saat ini polisi masih menunggu hasil dari autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban dan melakukan langkah-langkah penyelidikan.