"Kadang kalau dia tidak bisa ke puskesmas, justru kami dengan petugas yang mendatanginya ke rumah," kata dia.
Pengelola UMKM Aulia Royana, Andi (27) mengatakan, saat ini usahanya tersebut sudah memiliki 40 orang pekerja. Ada empat di antaranya yang didiagnosis ODGJ, salah satunya Mbak Ntin.
"Kami di sini ingin supaya warga menghilangkan pola pikir lama kalau ODGJ itu menakutkan dan kerap mengganggu. Padahal tidak begitu, mereka juga bagian dari kita," ujarnya.