Pengusaha Kue di Banyuwangi Berdayakan Orang dengan Gangguan Jiwa sebagai Pekerja

Penderita depresi yang dipekerjakan di UMKM Banyuwangi sebagai pembuat kue. (Foto: iNews.id/AM Ikhbal).
"Solusinya itu, ikuti saja apa mau dia. Misal mau pulang sebelum waktunya, saya persilakan. Bahkan pernah minta gaji sebelum bekerja, itu juga saya berikan. Nanti lama-lama dia akan nurut," katanya.
Lurah Lemahabangdewo, Agus Iswanto mengatakan, Mbak Ntin dulunya merupakan kembang desa. Namun karena ada masalah keluarga, dia mengalami ODGJ. Dia juga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Ibu Jamila yang memberdayakan penderita ODGJ lebih produktif.
"Sekarang dia sudah baik. Bahkan punya skill lain di samping bikin kue, yakni memijat," katanya.
Walau diberikan pekerjaan supaya tidak kumat lagi, kata Agus, pihak keluarga dan perangkat desa tetap memberikan perhatiannya. Setiap satu bulan sekali, Mbak Ntin selalu dibawa ke puskesmas untuk kontrol dan mendapatkan obat-obatan penenangan agar kondisi psikisnya stabil.