Sejauh ini kata Andi, motif terduga pelaku yang mengendarai motor belum diketahui. Sebab pelaku langsung melarikan diri usai menembak korban.
"Kami belum tahu motif pelaku dan sebagainya. Sampai hari ini kami masih memaksimalkan perawatan kepada korban yang ada," tuturnya.
Korban direncanakan akan menjalani pengangkatan butir amunisi air gun pada Jumat besok. Sementara istri dan anak korban yang mengalami syok, akan mendapat penanganan tim trauma healing dari Polres Batu.
"Upaya polres hari ini lebih fokus memastikan korban dan keluarga baik, kita tangani psikologisnya juga, terutama di istri dan anaknya," katanya.
Sebelumnya, penembakan terjadi di depan Kantor Kelurahan Temas, Kecamatan Batu Kota, Kota Batu, tepatnya di Jalan Wukir, pada Kamis (10/10/2024) pukul 13.30 WIB. Korban yang saat itu membonceng istrinya, Reni Aisyah dan anaknya melintas dari timur atau Torongrejo ke barat ditembak OTK.
Awalnya terduga pelaku melaju searah dengan motor yang dinaiki korban. Tapi ketika melintasi depan Kantor Kelurahan Temas, Kota Batu, tiba-tiba terduga pelaku putar balik dan menembak tubuh korban.
Pelaku langsung kabur ke arah utara atau ke Pandanrejo, Kota Batu. Sedangkan korban yang merasa kesakitan karena luka penuh darah di dada kirinya, langsung menepikan kendaraannya dan ditolong warga sekitar. Korban dibawa ke RS Hasta Brata, Kota Batu, untuk perawatan pertama.