Pemilik Kos Ungkap Kejanggalan Pelaku Mutilasi, Mengecat Tembok dan Buang Kasur ke Sungai

Avirista Midaada
TKP potongan tubuh korban mutilasi di kubur di sekitar sungai kawasan Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Pria tukang pijat di Malang membunuh lalu memutilasi jasad korbannya. Pria bernama Abdul Rahman ini membuang potongan jasad korban ke aliran Sungai Bango tak jauh dari tempat kosnya di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Muhamad Irianto, pemilik tempat kos yang ditinggali pelaku mengungkapkan, Abdul Rahman pernah meminta izin untuk membuang kasur. Saat itu, kata dia kasur yang tersedia di tempat kos Irianto kemudian diganti oleh Abdul Rahman dengan yang baru. 

"Pernah minta izin membuang kasur, katanya sudah tipis. Akhirnya dibuang ke sungai," ujar Irianto saat ditemui di sekitar lokasi rumah kos, Jumat  (5/1/2024) sore.

Pria berusia 61 tahun itu tidak tahu alasan Abdul Rahman, pria asal Probolinggo tersebut membuang kasur. Setelah dugaan pembunuhan dan mutilasi terkuak, dia menduga kasur itu dibuang karena ada potongan jasad korban.

"(Membuang kasurnya) itu sudah lama, sudah satu bulan lebih, persisnya sudah lupa saya. Tapi melihat kayak gini, perkiraan apakah tubuh korban itu dibungkus kasur lalu dibuang ke sungai, perkiraan seperti itu," ucapnya.

Kecurigaannnya bertambah, ketika Abdul Rahman sempat meminta izin untuk mengecat tempat kosnya. Padahal, lanjut dia cat tembok awalnya berwarna putih masih tampak bagus dan bersih. Lantas Abdul meminta izin mengecat ulang, tapi dia tak tahu dicat ulang dengan warna apa karena belum sempat mengeceknya ke dalam.

"Kemudian tembok dicat ulang, kemungkinan menutupi bercak-bercak darahnya atau kasur itu sendiri ada bekas darah sehingga dihilangkan jejaknya, perkiraan saya seperti itu," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal