Pemilik Kos Ungkap Kejanggalan Pelaku Mutilasi, Mengecat Tembok dan Buang Kasur ke Sungai

Avirista Midaada
TKP potongan tubuh korban mutilasi di kubur di sekitar sungai kawasan Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).

Khusus pengecatan tempat kos itu, dia sempat ditanyakan oleh polisi yang memintai keterangan pada Kamis kemarin. Dia lantas menyampaikan seperti yang pernah dikatakan oleh penghuni tempat kosnya tersebut.

"Ada polisi datang ke rumah saya buat tanya apakah rumah kos itu pernah dicat dan apakah penghuni kos itu pernah izin untuk mengecat, di situ saya berpikir mungkin ada kasus pembunuhan. Terungkapnya tadi malam, bahwa ternyata yang disembunyikan itu ternyata dibungkam selamanya," katanya.

Sementara itu, Wakasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Nur Wasis menduga potongan tubuh yang sempat ditemukan pada Oktober 2023 ada kaitannya dengan peristiwa dugaan mutilasi ini. 

Saat itu potongan tubuh ditemukan di aliran Sungai Amprong, di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Aliran Sungai Bango juga bermuara di Sungai Amprong dan Sungai Brantas. 

Lokasi antara Sungai Bango dengan tempat kos terduga pelaku, juga berjarak sekitar 150 meter. "Pengungkapan hari ini berawal dari tanggal 15 Oktober tahun 2023, yang saat itu ada penemuan tubuh manusia yang terpotong kepala, tangan, serta kakinya," ucap Nur Wasis, saat ditemui di Mapolresta Malang Kota.

Nur Wasis menyatakan, bila potongan tubuh itu kini masih tersimpan di kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, karena pihaknya waktu itu masih melakukan pendalaman dan penyelidikan.

"Kita kumpulkan, makanya kita mencocokkan dengan rumah sakit apakah ini yang kepala saat ini ditemukan, identik dengan yang kita temukan tanggal 15 Oktober," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi kembali terjadi di Kota Malang. Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga pada rumah kos di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal