Pemerintah: Kerugian akibat Penyakit Mulut dan Kuku Capai Rp9,9 Triliun 

Avirista Midaada
Rakor percepatan penanggulangan penyakit mulut dan kuku. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Namun nantinya sekitar bulan Agustus 2022 ditargetkan, Indonesia sudah mampu memproduksi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sendiri. Pasalnya ini untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi massal PMK kepada hewan ternak yang ditargetkan pada minggu keempat bulan Agustus 2022.

"Rencananya ads 3 juta dosis vaksin masuk dalam rangka emergency vaksin, nanti dilakukan dua kali vaksin dasar, minimal 80 persen dari populasinya tervaksin. Kemudian stremnya vaksin sama dengan serotipenya," ujarnya.

Setelah itu dikatakan Nuryani, hewan yang telah divaksin selama 28 hari tidak boleh dilalulintaskan dan diberi penanda sama layaknya vaksinasi Covid-19 pada manusia. 

"Vaksin akan berlangsung seperti vaksin covid, jadi ada vaksin pertama, kedua, dan booster makanya perlu diberi penanda. Agustus akan melakukan penyediaan vaksin dengan menggunakan master yang berkembang di Indonesia," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

57 tahun lalu

1.000 Lebih Ternak di Bandung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, 48 Ekor Mati

57 tahun lalu

2 Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Imbas Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Sebut 4 Juta Vaksin Disiapkan Tangani Wabah PMK

57 tahun lalu

Peternak di Lumajang Resah, 900 Sapi Terjangkit Wabah PMK 70 Ekor Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal